Pages

Sabtu, 30 November 2013

Lomba Cipta Puisi 2013

Deadline paling lambat: 31 Desember, Pukul, 24.00 WIB
  • 100 Puisi Pilihan Dibukukan dalam Antologi “CINTA ITU BERNAMA INDONESIA, Kumpulan Puisi Anak Negeri yang Memberi Makna “Indonesia” dengan Cinta”
  • Pengumuman Pemenang dan Nominasi: 20 Januari 2014
Tema: Cinta itu Bernama “Indonesia”
Anda boleh menuangkan apa saja sebagai bentuk cinta dan bangga sebagai anak bangsa Indonesia. Bisa tentang aneka budayanya yang kaya, kehidupan masyarakat di berbagai daerah, kekayaan alamnya, sejarahnya, semangat pahlawannya, pembangunannya yang pesat, dunia pendidikan, lingkungan hidup dan lain sebagainya. Ditulis dengan diksi puitik yang indah, enak dibaca dan memberikan nuansa kecintaan dan gelora semangat nasionalisme.
Ketentuan Umum:
§ Lomba ini terbuka untuk semua anak bangsa Indonesia baik yang berdomisili seluruh Indonesia dan juga luar negeri.
§ Memenuhi syarat penulisan puisi dan ketentuan khusus lomba ini.
§ Mengirimkan naskah puisinya paling lambat tanggal 31 Desember, pukul 24.00 WIB ke email lomba.
Syarat Penulisan:
§ Setiap peserta hanya boleh mengirim 1 puisi.
§ Puisi diketik di halaman Microsoft Word (format DOC.), kertas A4, dengan margin (garis tepi) semua sisi 3 cm.
§ Panjang puisi 50 – 150 kata. Biodata ditulis di bagian bawah puisi panjang maksimal 50 kata.
§ Harus mencantumkan judul puisi dan nama penulis di bagian bawah judul.
§ File puisi dikirim di LAMPIRAN FILE bukan di badan email (kami menolak puisi yang ditulis di badan email/inbox). Kirim ke email: LombaPuisi2013@gmail.com
§ Pengiriman naskah dan transfer registrasi paling lambat: 31 Desember, Pukul, 24.00 WIB.
Syarat Khusus:
§ Setiap peserta harus membayar biaya registrasi lomba sebesar Rp 30.000,-ke rekening panitia (lihat ketentuan di bagian bawah). Uang registrasi ini sebagai pengganti cetak buku antologi pemenang dan ongkos kirim. Setiap peserta yang sudah registrasi BERHAK mendapatkan 1 eksemplar buku antologi puisi pemenang.
§ File foto bukti transfer dikirim dalam LAMPIRAN FILE ke email lomba bersama naskah puisinya (di file terpisah). Kertas/struk bukti transfer bisa difoto dengan HP yang penting jelas tulisannya (bisa terbaca).
§  Wajib mencantumkan alamat lengkap dan nomor kontak HP/telpon ditulis di badan email/inbox. Format alamat lengkap: nama jalan, nomor rumah, RT/RW atau dusun, desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan kode pos. Kami tidak bertanggung jawab jika kiriman bukunya tidak sampai dan tidak akan mengirim ulang jika bukunya diretur balik karena alamatnya salah/tidak lengkap.
§ Harus memposting informasi lomba ini di Facebook (tag minimal 30 teman), Blog/Website, atau Twitternya.
Cara Registrasi Lomba:
1) Transfer biaya registrasi lomba Rp 30.000,- ke salah satu rekening Panitia Lomba:
§  00152-0151-002-3286 BTN Cab. UNS an. Umi Satiti
§  024732-7742 BNI Cab Kartasura an. Hidayatul Hasanah
§  0182-0102-0109-505 BRI Cab Kartasura an. Hidayatul Hasanah
2) Foto kertas/struk bukti transfer kemudian filenya dikirim ke email lomba bersama file naskah puisi ke: LombaPuisi2013@gmail.com
3) Peserta yang belum mempunya rekening bank sendiri bisa langsung transfer melalui kantor cabang BRI terdekat atau melalui Pos khusus untuk transfer ke rekening BTN an. Umi Satiti.
Hadiah:
§ Juara I: Rp 500.000,- + sertifikat + piala + 3 eksemplar buku antologi pemenang
§ Juara II: Rp 300.000,- + sertifikat + piala + 3 eksemplar buku antologi pemenang
§ Juara III: Rp 200.000,- + sertifikat + piala + 3 eksemplar buku antologi pemenang
§ Dua Pemenang Harapan: @Rp 100.000,- + sertifikat + 2 eksemplar buku antologi pemenang
§ 10 Nominator: sertifikat + 2 eksemplar buku antologi pemenang
Sponsor:
§  Writing Revolution Indonesia
§  CV Writing Revolution
§  WritingRevo Publishing
§  Smart Writing (penerbit indie)
Catatan:
§ Setiap peserta lomba mendapatkan 1 eksemplar buku antologi puisi pemenang yang dikirim ke alamatnya.
Nomor Kontak Panitia:
§  Kantor Writing Revolution Indonesia (WRI): Gambiran Baru UH V No 36, Yogyakarta 55161
§  Hida: 0857 3228 8767
§  Umi: 0857 4701 0540
§  Aria: 0856 7285 023
sumber : http://writing-revolution.blogspot.com/2013/10/lomba-cipta-puisi-2013.html

Rabu, 27 November 2013

Sepi Yang Tak Ku Mengerti

Sepi Yang Tak Ku Mengerti
karya : Ellycia Agustin Rofani

Hari demi hari
Ku lewati dengan kesendirian sepi
Dan tak ada tempat untuk berbagi

Sering ku menyendiri
Dan merenungkan hati
Namun apa daya
Semuanya tak berarti

Ingin rasanya pergi
Agar kau mengerti
Betapa ku tersakiti

Tersakiti
Akan rasa yang fana ini
Rasa yang tak bisa ku mengerti
Hingga membuatku terbebani

Awan Kelabu

Awan Kelabu
karya : Ellycia Agustin Rofani

Kurasakan semuanya berbeda
Serasa diriku tak ada
Kurasa semuanya tak sempurna
Meskipun mereka semua tertawa

Seperti aku tak bisa merasa
Apa yang mereka rasa
Seperti aku tak mengenal
Orang-orang yang ku kenal

Ku terus pergi menjauh
Membawa tubuhku hingga lusuh
Ku tak tahan untuk tak mengaduh
Meskipun rasanya belum rusuh

Aku tak bisa menjalani hidup
Jika semuanya meredup
Kurasa ku tak sanggup
Untuk menjalani indahnya hidup

Rasa Dalam Hidup

 Rasa Dalam Hidup
karya : Ellycia Agustin Rofani

Kehancuran
Membuat semuanya berantakan
Tak peduli seperti apa wujudnya
Pasti akan binasa

Kebahagiaan
Memberikan senyuman
Senyuman menawan
Yang tak pernah terlupakan

Ketenangan
Memberikan kehangatan menggoda
Kehangatan yang menyelusup jiwa
Menusuk ke dalam dada

Selasa, 26 November 2013

Mimpiku Tentang Cinta

Mimpiku Tentang Cinta
karya : Ellycia Agustin Rofani

Ingin rasanya mencinta dan dicinta
Rasa yang lebih dari sekedar suka
Rasa yang tak hanya dirasa oleh mata
Rasa yang merasuk ke dalam jiwa

Perasaan yang berbeda dari biasanya
Berawal dari debaran dalam dada
Debaran yang terasa bila di dekatnya
Membuatnya menjadi sangat berbeda

Selalu terbayang wajahnya
Dikalaku mengingatnya
Melihat senyumnya
Membuatku tak berdaya

Itukah yang namanya cinta
Sebuah perasaan yang ingin ku rasa
Sebuah rasa yang entah kapan ada
Merasuk ke dalam jiwa

Kenangan Dalam Kalbu

Kenangan Dalam Kalbu
karya : Ellycia Agustin Rofani

Semuanya berlalu begitu saja
Tanpa ada perubahan yang berarti
Ingin rasanya mati
Agar semua berhenti

Menghilangkan rasa sakit
Dan perih yang mendera
Jiwa dan raga
Yang hampir membuatku gila

Ingin rasanya pergi dari dunia
Dunia yang menghancurkan rasa
Rasa yang pernah singgah dalam dada
Yang membuatnya ada tapi tiada

Ini hidupku
Ini duniaku
Rasa sakit di hatiku
Tak pernah berarti bagiku

Bagiku
Semuanya angin lalu
Hanya sebuah masa lalu
Yang penuh Kelabu

Senin, 25 November 2013

Perasaanku Untukmu

Perasaanku Untukmu
karya : Ellycia Agustin Rofani

Melihatmu tapi tak bisa menggapaimu
Menyayangimu tapi tak bisa bersatu
Kehadiranmu membuatku merasakan
Betapa indahnya duniaku
Walau hanya sekedar memandangmu

Senyummu menggetarkan hatiku
Hingga membuatku terdiam membisu
Melihatmu membuatku kagum
Betapa tuhan bisa menciptakan
Ukiran sempurna seperti dirimu

Aku berada di dekatmu
Tapi tak bisa menggapai hatimu
Tapi melihat matamu
Aku merasakan betapa kuatnya getaran di hatiku
Hingga aku berkata betapa aku menyayangimu

Rasa Yang Menusuk Hati

 Rasa Yang Menusuk Hati
karya : Ellycia Agustin Rofani

Begitu banyak beban di dalam hidupku ini
Yang harus ku pikul dan ku jalani
Yang terus membuatku merasa sendiri
Dan tak pernah ada tempat untuk berbagi

Setiap hari ku jalani dengan rasa sepi
Sepi akan kesendirian yang menyelimuti hati
Dan tak tahu kapan semuanya akan berhenti
Hingga membuatku bosan dan ingin mati

Minggu, 24 November 2013

Kata Maaf Untuk Sahabat

Kata Maaf Untuk Sahabat
karya : Ellycia Agustin Rofani

Aku berdiam diri bukan berarti tak peduli
Aku mengerti tapi tak tahu bagaimana cara bersikap diri
Tolong jangan pergi, karena aku tahu kita saling menyayangi

Hariku sepi tanpa ada dirimu di sisiku
Aku merasa sendiri setiap kali berjumpa denganmu
Apa kau tahu, betapa aku kehilanganmu
Disaat kamu jauh dariku, aku merasa kamu melupakanku

Aku tak sanggup berkata dan tak bisa berbuat apa-apa
Kau tak menyapa atupun berkata
Aku berada di sini, di dekatmu
Tapi aku merasa jauh darimu dan kau tak menganggapku

Ku ingin mengatakan satu hal kepada mu
Tolong maafkan aku jika aku bersalah padamu
Jangan mengacuhkanku dan tak peduli padaku
Aku sahabatmu dan tetaplah begitu